Selamat datang di blog akoen.sejarah pada pertemuan awal ini saya akan membahas tentang fun fact yang terjadi pada saat agresi militer 2, salah satunya ialah pengabadian saat peristiwa peristiwa yang terjadi di saat agresi militer 2. Pada saat itu penggunaan kamera sangat terbatas dikarenakan selain berat kamera merupakan barang langka nan mewah seperti alat musik pada zaman nya nah! Untuk menyiasati hal ini seorang pelukis bernama affandi memanggil murid muridnya untuk mengabadikan kejadian kejadian disaat perang agresi militer 2 terjadi dengan melukis mereka diberi peralatan terbatas dan sederhana seperti konte dan kuas dan cat minyak mereka pun mulai menggambar seperti contoh peristiwa yang diabadikan seperti serangan umum 1 maret, pesawat cocor merah yang sedang melakukan penerbangan serta penyerangan lalu ada lagi berupa pemboyongan soekarno dan hatta ke tempat perasingan di sebuah pulau, semuanya di lukis menggunakan cat minyak diatas kanvas konte. Nah salah satu orang yang penting dalam kejadian ini adalah mohammad toha seorang pelukis kecil yang menggambar pada ketiga kejadian tersebut yang merupakan murid dari affandi pada saat mengumpulkan hasil lukisan itu ternyata para tentara belanda datang ke rumah affandi karna mencurigai telah melihat peristiwa tersebut namun setelah di cek di berbagai tempat tidak ditemukan lukisan tentang kejadian kejadian tersebut dikarenakan lukisan tersebut disembunyikan di atas gentengnya, namun nasib buruk menimpa mohammad toha ia ditangkap dan dimasukan ke kamp penjara. Ia masih rutin mengirim surat yang berisi gambar dirinya saat dipenjara diatas kain konte dan dia pun keluar dari penjara saat berumur 17 tahun
Selamat datang di blog akoen.sejarah pada pertemuan awal ini saya akan membahas tentang fun fact yang terjadi pada saat agresi militer 2, salah satunya ialah pengabadian saat peristiwa peristiwa yang terjadi di saat agresi militer 2. Pada saat itu penggunaan kamera sangat terbatas dikarenakan selain berat kamera merupakan barang langka nan mewah seperti alat musik pada zaman nya nah! Untuk menyiasati hal ini seorang pelukis bernama affandi memanggil murid muridnya untuk mengabadikan kejadian kejadian disaat perang agresi militer 2 terjadi dengan melukis mereka diberi peralatan terbatas dan sederhana seperti konte dan kuas dan cat minyak mereka pun mulai menggambar seperti contoh peristiwa yang diabadikan seperti serangan umum 1 maret, pesawat cocor merah yang sedang melakukan penerbangan serta penyerangan lalu ada lagi berupa pemboyongan soekarno dan hatta ke tempat perasingan di sebuah pulau, semuanya di lukis menggunakan cat minyak diatas kanvas konte. Nah salah satu orang yang penting dalam kejadian ini adalah mohammad toha seorang pelukis kecil yang menggambar pada ketiga kejadian tersebut yang merupakan murid dari affandi pada saat mengumpulkan hasil lukisan itu ternyata para tentara belanda datang ke rumah affandi karna mencurigai telah melihat peristiwa tersebut namun setelah di cek di berbagai tempat tidak ditemukan lukisan tentang kejadian kejadian tersebut dikarenakan lukisan tersebut disembunyikan di atas gentengnya, namun nasib buruk menimpa mohammad toha ia ditangkap dan dimasukan ke kamp penjara. Ia masih rutin mengirim surat yang berisi gambar dirinya saat dipenjara diatas kain konte dan dia pun keluar dari penjara saat berumur 17 tahun
Komentar
Posting Komentar